Kopi Gayo wine adalah Arabika Gayo yang buah kopinya difermentasi lama sebelum dijemur dan dikupas. Hasilnya kopi dengan aroma buah yang kuat, manis, dan sedikit mengingatkan pada anggur atau tape. Kopi ini disukai penikmat yang mencari rasa berbeda dari kopi Gayo biasa.
Bagaimana kopi wine dibuat
- Petik merah: hanya buah kopi yang matang sempurna yang dipakai.
- Fermentasi buah utuh: buah kopi disimpan dalam wadah tertutup selama beberapa minggu sampai bulan. HUN menjual dua varian: fermentasi 1 bulan dan 2 bulan.
- Penjemuran: buah dijemur sampai kering, lalu kulitnya dikupas menjadi green bean.
- Sortasi: biji cacat dibuang agar rasa tetap bersih.
Karakter rasa
- Aroma buah matang, anggur, dan sedikit alkohol (bukan mengandung alkohol)
- Manis lebih menonjol daripada kopi full wash
- Body sedang sampai tebal
- Fermentasi 2 bulan biasanya lebih intens dan "winey" daripada 1 bulan
Wine, natural, dan honey: apa bedanya?
| Proses | Ciri utama |
|---|---|
| Natural | Buah utuh dijemur tanpa fermentasi panjang; fruity dan manis |
| Wine | Buah utuh difermentasi lama sebelum dijemur; aroma anggur lebih kuat |
| Honey | Kulit dikupas, sebagian lendir buah dibiarkan saat dijemur; manis, lebih bersih |
Cara menyeduh kopi wine
- V60: 15 gram kopi, 240 ml air 90–92°C. Suhu sedikit lebih rendah menjaga aroma buah.
- Cold brew: 100 gram kopi gilingan kasar dalam 1 liter air dingin, simpan di kulkas 12–16 jam, lalu saring.
- Hindari sangrai terlalu gelap, karena aroma fermentasinya akan tertutup rasa gosong.
Beli green bean Gayo wine
HUN menyediakan green bean Gayo wine fermentasi 1 bulan dan fermentasi 2 bulan untuk roastery dan home roaster. Untuk pembelian dalam jumlah besar, lihat halaman green bean Arabika Gayo.