Vietnam, produsen robusta terbesar dunia, mencatat ekspor kopi periode Januari–Mei 2026 sebesar 922.000 metrik ton, naik 7,9% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Pemulihan sektor pertanian Vietnam ini menjadi salah satu faktor yang membuat harga robusta di bursa London turun ke kisaran yang lebih stabil setelah mencatat puncak bersejarah tahun sebelumnya.
Bagi Indonesia, yang juga produsen robusta besar, kenaikan pasokan dari Vietnam berarti persaingan di pasar ekspor semakin ketat, sehingga mutu dan diferensiasi produk menjadi semakin penting.
Sumber: Indonesia Investments, Juli 2026. Ditulis ulang oleh tim Highland Urban Nusantara.