Pelaku usaha binaan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) mencatat potensi transaksi ekspor senilai US$7,3 juta selama Trade Expo Indonesia (TEI) 2026. Potensi itu berasal dari lima peluang dagang dengan pembeli dari berbagai negara.
Kopi menyumbang porsi terbesar, yakni US$7 juta, dengan tujuan Belanda dan Amerika Serikat. Dua peluang lain adalah produk dekorasi rumah senilai US$250.000 ke Kanada, serta teh senilai US$23.000 ke Malaysia dan Jerman.
Selama lima hari pameran, stan LPEI dikunjungi lebih dari 2.000 orang, mulai dari pembeli internasional dan eksportir hingga perwakilan korporasi dan UKM. LPEI memamerkan 10 produk unggulan debitur dan mitranya, serta menggelar lebih dari 300 sesi konsultasi bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai dan Lembaga National Single Window (LNSW), mencakup pembiayaan ekspor, kepabeanan, dan perdagangan internasional.
"Trade Expo Indonesia menjadi momentum strategis untuk mempertemukan eksportir nasional dengan calon pembeli global," kata Kepala Divisi Jasa Konsultasi LPEI, Maria Sidabutar.
Sumber: Bisnis.com (22 Oktober 2026). Ditulis ulang oleh tim Highland Urban Nusantara.