Highland UrbanNusantara

Akun

Bahasa

Laporan IISD: Petani Kecil Masih Tertinggal Jelang Tenggat EUDR 30 Desember

Bagikan:
Laporan IISD: Petani Kecil Masih Tertinggal Jelang Tenggat EUDR 30 Desember

Sebuah laporan dari International Institute for Sustainable Development (IISD) menemukan bahwa banyak petani kecil belum punya sumber daya untuk memenuhi persyaratan European Union Deforestation Regulation (EUDR) sebelum tenggat 30 Desember 2026.

Temuan yang paling perlu dicermati: 79 persen petani kopi yang disurvei menilai kepatuhan yang makin ketat justru bisa mendorong mereka menjual ke pasar yang aturannya lebih longgar. Kalau itu terjadi, tujuan lingkungan dari aturan tersebut malah tidak tercapai.

Laporan itu juga menunjukkan jurang yang melebar: petani yang terhubung dengan koperasi atau program sertifikasi punya dokumentasi dan ketertelusuran yang jauh lebih siap dibanding petani yang berdiri sendiri.

Apa artinya bagi kami. Highland Urban Nusantara membeli ceri dari kelompok tani yang sama dari musim ke musim, dan tiap lot dicatat sampai nama desanya — bukan berhenti di titik pengumpulan. Catatan itulah yang diminta pembeli Eropa, dan menyiapkannya dari sekarang jauh lebih murah daripada mengejarnya di bulan Desember.

Sumber: Daily Coffee News, 7 Oktober 2026 — baca berita aslinya. Ringkasan dan ulasan ditulis ulang oleh tim Highland Urban Nusantara.

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Lainnya

Buying Gayo Coffee by the Container: MOQ, Lead Time and Shipping

Importing Green Coffee Beans from Indonesia: FOB, Documents, and Samples

Specialty Coffee from Indonesia: Why Gayo Arabica Stands Out