Arabika (Coffea arabica) umumnya tumbuh di dataran tinggi di atas 1.000 mdpl. Rasanya cenderung kompleks dengan keasaman cerah, aroma bunga dan buah, serta kafein yang lebih rendah. Kopi Gayo di Aceh termasuk arabika dataran tinggi yang terkenal di pasar dunia.
Robusta (Coffea canephora) lebih tahan penyakit dan panas, sehingga cocok di dataran rendah. Karakternya lebih pahit, body tebal, aroma cokelat atau kacang, dan kadar kafeinnya kira-kira dua kali arabika. Robusta banyak dipakai untuk campuran espresso dan kopi instan.
Tidak ada yang lebih "baik" secara mutlak — keduanya punya penggemar dan fungsi masing-masing. Kuncinya adalah memilih sesuai selera dan cara seduh.