Pada pekan pertama Januari 2026, harga arabika kontrak Maret di ICE New York turun US$14,70 (3,95%) menjadi US$357,65 per 100 pon, sementara robusta di ICE London turun US$25.
Pelemahan dipicu menguatnya indeks dolar AS yang menekan harga berbagai komoditas, termasuk kopi, gula, dan kakao.
Sebagai latar, USDA memperkirakan produksi kopi dunia 2025/2026 naik 2% menjadi sekitar 178,8 juta karung, dengan produksi robusta naik hampir 11% sementara arabika turun sekitar 4,7%.
Sumber: Vibiznews, Januari 2026. Ditulis ulang oleh tim Highland Urban Nusantara.